Tamales pagi, dulur! Yuk, ngipok pagi dulu! :D Sebelum masuk ke pembahasan utama, aku mau nanya-nanya dulu ah.... Apakah umak anak Ngalam? Atau umak bukan orang Ngalam tapi penggemar klub sepak bola Arema? Atau umak punya kenangan mendalam sama kota yang (katanya) dingin itu? Kenangan sama mantan, misal? *kemudian digeplak* Kalau kalian akrab sama yang namanya kota Malang ini, selain identik sama buah apel, Malang juga identik sama klub sepak bola Arema, maskotnya si Singo...
Gara-gara Yoochun Jadi Pengen Belajar Merajut
Senin, September 28, 2015 / BY Unknown
Lagi-lagi gara-gara YouTube! Seperti biasa dan seperti yang udah aku ceritain di postinganku kemarin-kemarin kalau sekarang aku jadi pengangguran yang lagi nyari kesibukan. Dan selama belum punya kesibukan, buat ngisi waktu senggang aku ngabisinnya dengan nonton drama. Berhubung siang tadi dua list drama udah kelar aku tonton, dan aku lagi terjebak males nontonin lanjutan episode drama di list selanjutnya, aku mengalihkan kegiatan nontonku dengan nontonin video-video yang ada di YouTube. Video yang aku pilih buat...
Hai... selamat pagi... :)
Selamat hari Minggu :)
Di
hari Minggu ini ada yang daging sapi hasil Idul Adha-nya kemarin masih
ada? Kalau masih ada dan berencana untuk masak-masak cantik tapi bosen
sama menu yang itu-itu aja? *biasanya sih kalau daging sapi itu
seringnya dibikin bakso yaa* :p atau justru malah bingung mau masak
apa..? Naahh di postingan kali ini aku mau kasih resep makanan yang
selalu Ibuku masak tiap Idul Adha. Ini resep favorit banget dan jadi
andalannya Ibuku yang disetiap Idul Adha gak pernah absen buat dimasak
karena emang gak pernah absen buat direquest sama anaknya... :v
Yuk mulai yaa...
Pertama-tama siapin dulu bahannya....
Bahan-bahan:
1/2 kg daging sapi
7 siung bawang putih
9 siung bawang merah
7 buah cabe merah (buang isinya)
1,5 sdt terasi
1/2 butir kelapa untuk santan : diambil kani 1 cangkir, encer 2 gelas
2 sdt gula
garam secukupnya
1 sdm mentega
2 sdm minyak goreng
3 lembar daun salam
Cara Memasak:
1. Haluskan bawang putih, bawang merah, cabe merah, dan terasi.
2. Potong-potong daging seperti empal tapi melebar.
3. Panaskan minysak goreng mentega kemudian goreng daging yang sudah dipotong-potong tadi, tiriskan.
PS: gorengnya jangan sampai kering.
4. Setelah digoreng, pukul-pukul daging kemudian suwir-suwir.
Pas
bagian ini aku seneng sekaligus bosen juga. Senengnya karena di part
ini bisa jadi part buat menyalurkan emosi dengan mukulin si daging.
Bosennya karena ya kudu mukulin trus suwirin potongan dagingnya
satu-satu :p -_-
5.
Campurkan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan bersama daging yang sudah
dipukul dan disuwir juga 2 gelas santan encer. Kemudian rebus sampai air
santan encer menyusut, setelah itu baru masukkan santan kani. Tunggu
sampai santan kani menyusut/habis sambil sesekali diaduk. Jangan lupa
dibumbui dengan gula dan garam secukupnya sama jangan lupa masukkan daun
salam biar makin sedep!
6. Kalau santan udah susut. Matikan api. Dan masakan siap disantap.. :D
Foilaaaa....
Masakan ini paling enak kalau dimakan pake nasi anget dan kerupuk. Nyaamm!! :D *bahagia itu bisa sesederhana ini* :D
Dan
seperti yang aku bilang tadi, masakan ini tiap tahun tiap Idul Adha
emang gak pernah absen nangkring di dapur rumah karena emang ini jadi
menu favorit banget di rumah. Memanfaatkan daging sapi hasil pembagian
qurban Idul Adha. Kalau di rumah-rumah lain pada bikin bakso, di rumahku
bikin masakan ini.. :D
Di
rumah juga gak pernah ada tradisi nyate-menyate atau masak dan makan
gulai kambing bersama. Karena pertama, aku pribadi gak suka daging
kambing. Kedua, ayah-ibu udah mulai sepuh jadi beliau mulai jaga
dan kontrol makanan biar tetep sehat. Dan si mas yang sebenernya
aku-ikut-aja-apa-yang-dimasak-ibu jadi gak pernah request yang
aneh-aneh. Dengan komposisi keluarga dengan cara makan seperti itu,
praktis di rumahku gak pernah masak makanan olahan kambing. Daripada
dimasakin tapi nggak ada yang makan kan mubadzir. Jadi, tiap tahun tiap
Idul Adha kalau di rumah dapat daging kambing pasti dikumpulin lagi dan
kemudian dibagi-bagiin lagi ke tetangga.
Udahan dulu ah... jadi laper nih... sekarang aku mau sarapan dulu.
Selamat mencoba resepnya... :)
Oiya lupaaaa.....
Ini makanan namanya "Empal Gepuk"
*resep ini Ibuku dapat ketika beliau dengerin salah satu acara di sebuah radio. Jadi nggak murni hasil karya/racikan beliau* :)
*resep ini Ibuku dapat ketika beliau dengerin salah satu acara di sebuah radio. Jadi nggak murni hasil karya/racikan beliau* :)
curhatDrama SeriHiburanI Miss YouKoreaOrange MarmaladePark YoochunThe Girl Who Can See SmellsYeo Jin Goo
Ketika Jadi Pengangguran (Sementara): Puas-Puasin Nonton Drama
Kamis, September 24, 2015 / BY Unknown
Hai... selamat malam. Apa kabar berat badan? Apa kabar tensi darah? Dan apa kabar kadar kolesterol? Heheee.... Aku nanya gitu karena hari ini kalian pasti lagi pada berpesta makan sate atau gulai kambing hasil dari pembagian hewan qurban yang disembelih di hari raya Idul Adha hari ini. Btw, Selamat Hari Raya Idul Adha lho yaa.... Buat yang udah bisa berkurban, semoga kurbannya berkah, bermanfaat, dan amalnya diterima Allah SWT. Buat yang belum, semoga tahun depan...
Ide ini semuanya berawal dari perjalananku bersama my super best-mate, my super best-friend Kak Fingky Ananta hari Kamis kemarin. Jadi ceritanya hari Kamis tanggal 3 September itu aku dan Fingky pergi ngelive turnamen Victor Indonesia International Challenge 2015 di Surabaya. Karena tempat turnamennya diadain di GOR Sudirman yang menurut pengalaman pribadiku itu GOR (lumayan) susahnya na'udzubillah kalau ditempuh pake angkutan umum, maka kita berdua pergi kesana dengan naik motor dari Malang ke Surabaya. Perjalanan selama...